Jurusan Fisika Sesulit Itu ?, Renungkan Kembali

Hallo sobat edukasi, balik lagi bersama kelas edukasi. Nah, pada postingan kali ini, kita akan mendengarkan curahan hati seorang mahasiswa fisika (cieeee....curhat ni ye), tanpa basa-basi langsung saja kita dengarkan curhatannya.....[Disimak ya]

Hai sebelumnya sobat edukasi, perkenalkan nama saya Putra biasa dipanggil Putra (Ya cukup tahu aja), pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan menceritakan pengalaman saya menjalani dunia perkuliahan bersama pasangan romantis saya yaitu Fisika (jomblo ya gan).


Nah, cerita ini berawal dari tahun 2015, dimana pada saat itu, pelajar kelas 3 SMA harus memilih kearah mana mereka akan melangkah (bisa maju, bisa mundur, kekiri atau kekanan)....eitt, tapi bukan itu yang dimaksud, maksudnya memilih dunia perkuliahan, kerja atau tingkatan yang lebih tinggi yaitu menikah (buru-buru amat gan). Hal tersebut terjadi juga pada diri saya, saya harus menentukan kearah mana masa depan akan saya bawa, akhirnya saya memutuskan untuk memilih tingkatan yang lebih tinggi, tapi bukan menikah melainkan kuliah (menurut ane kuliah itu tingkatan tertinggi gan).


Setelah menentukan tujuan kedepannya, saya dibingungkan kembali dengan rumah dan pintu mana yang akan saya masukin (yang penting jangan rumah tetangga gan), maksud rumah dan pintu disini yaitu universitas dan jurusannya. Saya pun mencari informasi seputar universitas dan jurusannya menggunakan hp jadul saya (n**ia x2, handphone yang canggih pada zamannya). Kemudian informasi yang saya peroleh tersebut saya coba hubungan dengan kemampuan dan skill yang saya miliki, sehingga diperolehlah 3 Jurusan yang akan saya pilih:
1. Geofisika
2. Fisika
3. Matematika

Terlihat susah kan jurusannya (hahaha, sedikit sombong ya gan). Setelah jurusan sudah saya tentukan, kemudian saya mendaftar melalui laman SBMPTN. Beberapa hari kemudian, pengumuman telah tiba dan saya dinobatkan sebagai maha....siswa Fisika (Auto lemes gan, mikir keatas, mikir kebawah). Sebenarnya (jujur dari hati yang paling terdalam sedalam palung Mariana ) saya agak susah menerima kenyataan ini. Namun, bagaimana lagi, saya harus bisa menerima resiko atas pilihan saya. Dan dengan keteguhan hati, saya akhirnya mengambil jurusan ini.


Yah, selamat datang difisika....(harus terima dengan lapang dada ya). Setelah menjalani beberapa kegiatan yang diwajibkan untuk mahasiswa baru, akhirnya saya masuk di dunia perkuliahan yang sebenarnya. Semester pertama dan kedua saya mengambil sks berbentuk paket (agak susah ya dijelasin intinya mata kuliah yang diambil masih bersifat paket, ya gitulah). SKS yang diambil 19 sks, mata kuliahnya pun masih bersifat umum (hampir sama kayak SMA cuma agak diperluas pemahamannya). Namun, disemester inilah awal mulanya muka saya buluk (kayaknya udah buluk), tidur siang saya dirampas, hingga kadang-kadang tidur malampun dirampas juga....hanya karena demi Laporanku tercinta (tulis tangan berlembar-lembar gan, pernah sampek 70 lembar...tapi gak boleh ngeluh ya gan) ditambah lagi kegiatan-kegiatan untuk mahasiswa baru lainnya. Tapi, dua semester ini saya lewatkan dengan nilai yang cukup memuaskan...hehehehe.

Tiba-tiba datanglah semester 3 dan  hal yang lebih menakutkan terjadilah sekarang (tahu gk, semester ini mata kuliahnya fisika semua gan). Dari segi materinya yang cakupannya luar biasa susahnya, ditambah lagi referensi seperti buku penunjang yang susah dimengerti (Mata kuliah fisika, penyelasaiannya banyak menggunakan matematika, bahasanya, bahasa inggris....seketika ingin manggil emak dikampung).

Disemester ini juga, laporannya masih berlaku dan lebih dari semester sebelumnya, karena bukan tulis tangan lagi, melainnya menggunakan mesin tik (kebayang kan ya gimana susahnya...kayak kembali ke zaman penjajahan).


Dan tiap pagi, siang dan malam saya ditemani oleh suara nyaring dari mesin tik ini ditambah lagi putaran pita yang harus diatur kalo udah keluar dari jalurnya, dan berawal dari sinilah tangan saya kapalan (lengkap banget dah udah muka buluk, tangan kapalan, jarang mandi ditambah pakek baju seadanya...hmmm). Tapi saya tidak menyerah begitu saja, karena kalau saya menyerah, maka itu artinya saya menghancurkan harapan kedua orang tua saya...hehehe. Sekedar info: jadi dari semester 1, 2 dan 3 banyak pahlawan fisika yang berguguran (maksudnya keluar atau pindah) dengan alasan yang beragam. Dan, akhirnya dua semester ini saya lewatkan dengan nilai yang memuaskan.

Berlanjut kesemester 5 dan 6, dimana disemester ini kita sudah diharuskan memilih konsentrasi atau peminatan kita. Pada semester ini, laporannya agak lumayan ringan, namun kegiatan-kegiatan seperti PKL atau KKN banyak menyita waktu dan pastinya biaya. Kemudian disemester 7 dan 8, kita dihadapkan pada Penelitian atau Skripsi sebagai syarat tugas akhir bagi mahasiswa yang ingin Sarjana.

Dari pengalaman yang saya ceritakan mengenai Jurusan Fisika Sesulit Itu ?, Renungkan Kembali, ada beberapa hal/pelajaran yang bisa kita petik:

  1. Jika kita ingin meraih sesuatu yang kita inginkan, maka kita harus terima resiko dan konsekuensinya.
  2. Tidak ada cara instan untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, semuanya butuh yang namanya proses.
  3. Proses tersebut menentukan tujuan kita kedepannya, jadi lakukan proses tersebut dengan baik, agar hasil yang diperoleh juga memuaskan.
  4. Tidak ada jurusan kuliah yang mudah, semua jurusan kuliah itu bisa dikatakan sulit tergantung cara kita memanajemennya.
  5. Kalian ditempatkan di jurusan tersebut karena kalian mempunyai skill/kemampuan yang lebih mengenai jurusan tersebut dibandingkan yang lainnya.
  6. Selalu bersyukur dan jangan mudah menyerah (Ingat perjuangan orang tua kalian demi melihat anaknya memakai toga).
Itulah postingan pengalaman si putra mengenai jurusan fisika. Sekian dan terima kasih, Sampai jumpa pada postingan berikutnya.


Share:

Sebelum Salah Jurusan, Perhatikan Hal-hal Berikut ini

Hallo semuanya, balik lagi di kelas edukasi. Nah pada postingan kali ini kita akan membahas mengenai Tips agar tidak salah jurusan...eittt ini salah jurusan kuliah ya, bukan salah jurusan naik bis atau yang lainnya. Oke tanpa basa-basi yang panjang nanti terlalu basi, mari disimak ya penjelasannya...

Salah jurusan

Perjalanan menuju kampus impian memang tak seindah jatuh cinta, banyak sekali rintangan dan cobaan yang dilewati, tidak hanya bingung memilih kampus tujuan, namun bingung juga menentukan jurusannya (mau kemana ya).

Salah jurusan

Eitss, maksudnya jurusan kuliah. Nah, bagi kalian yang masih berada dikelas 12 atau kalian yang sedang gap year , hati-hatilah dalam memilih jurusan, jangan sampai kalian disuruh seperti gambar dibawah ini

Salah jurusan

Nah, maka dari itu, ada poin-poin penting yang perlu kalian perhatikan dalam memilih jurusan menurut kelas edukasi :

1. Perhatikan prospek kedepannya dari jurusanmu

Sebelum menentukan jurusan, kalian terlebih dahulu menentukan tujuan hidupmu, maksudnya masa depanmu, mau dibawa kemana nanti masa depanmu (kayak lagunya arm*da ya). Kalau kalian sudah yakin terhadap tujuan kedepannya, coba cari jurusannya dan prospek kedepannya seperti apa, karena seiiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, jurusan itu ibaratkan seperti roda yang berputar (kadang banyak dibutuhkan, kadang kurang dibutuhkan), Nah, kalian harus benar-benar teliti memilih jurusan yang sesuai dengan prospek kedepannya...

2. Jangan memilih jurusan karena alasan  passing gradenya kecil atau pesaingnya sedikit

Banyak mahasiswa yang kalau ditanya  mengapa memilih jurusan  ini, jurusan itu pasti jawabnya "karena passing gradenya kecil atau pesaingnya sedikit". Yah, sebenarnya itu tidak salah juga, karena itu juga merupakan bagian dari strategi kalian agar bisa tembus PT yang diinginkan. Namun, ketika mereka sudah masuk di jurusan tersebut,  banyak juga yang mengeluhkan bahwa mereka salah jurusan (tips: minum aq*a biar fokus, bercanda...hehehe). Akibatnya, masa lalunya pun disalahkan dan mereka pun menyesali "kenapa ini harus terjadinya sekarang". Dan tidak banyak juga dari mereka yang tetap melanjutkan dengan harapan "Sukses dimasa depan" (sebenarnya gk salah juga karena sukses tidak hanya tergantung dari jurusan, namun orang dan cara meraihnya yang menentukan kesuksesan itu, tapi jurusan itu ibaratnya jembatan kalian lho), Selain itu, ada juga yang alih program disemester 3 dan ada juga pula meratapi nasibnya sepanjang perjalanan kuliah (harap bersabar, keberhasilan pasti datang bagi orang yang bersabar). 

3. Jangan memilih jurusan karena paksaan 

Segala sesuatu yang dilakukan dengan paksaan tentunya tidak akan mendapatkan hasil yang memuaskan (namanya juga terpaksa). Dan jadilah seperti ini...

Salah jurusan

Terkadang apa yang menjadi pilihan orang terdekat kita merupakan pilihan yang patut kita pilih atau pertimbangkan, karena mereka telah mengenal pribadi dan kemampuan yang kita miliki. Namun, bagaimana jika pilihan itu berbeda terhadap pilihan kita..? Jawabannya, kalian harus pertimbangkan kembali, kalian harus meyakinkan diri kalian, bisa tidak kalian melewati masa-masa dengan jurusan pilihan orang lain. Jika kalian menganggap diri kalian tidak mampu, berikan penjelasan terhadap orang terdekat kalian dan rencana yang akan kalian lakukan kedepannya. 

4. Jangan memilih jurusan karena ikut-ikut teman

Bagi kalian yang memilih jurusan karena pengen deket sama si doi atau ikut-ikut temen. Kalian harus meyakinkan diri kalian kembali. Ingat : yang menjalankan perkuliahan nanti kalian sendiri, jangan sampai karena pengen deket si doi atau biar bareng temen kalian, tujuan kalian tidak terarah karena salah jurusan. Untuk itu, pilihlah jurusan yang sesuai dengan kemampuan atau skill yang kalian miliki.

Salah jurusan

Sudah siapkah kalian menentukan jurusan kalian ?....Pilihlah jurusan kalian dengan bijak ya, jangan sampai kalian salah jurusan....sampai jumpa pada postingan berikutnya.

Share:

Organisasi, Pentingkah Bagi Mahasiswa Baru ?


Hallo semuanya, balik lagi di Kelas Edukasi. Pada postingan kali ini, kita akan membahas mengenai Pentingkah Organisasi bagi Mahasiswa Baru...Hmmmm, dari pada penasaran, Langsung saja ini dia penjelasannya.


Organisasi

Pentingkah organisasi bagi mahasiswa baru...?. 

Kata "organisasi" bukanlah  kata  asing lagi bagi kalangan mahasiswa baru. Rata-rata mahasiswa baru tentunya pernah mengikuti organisasi baik pada jenjang SMA atau SMP. Organisasi-pun ada beberapa jenis seperti organisasi kerohanian, akademik, olahraga, seni dan budaya serta masih banyak lagi organisasi lainnya. Begitu juga dilingkup kampus, organisasi ada berbagai jenis dimulai dari lingkup universitas, fakultas hingga jurusan. Namun, apakah organisasi tersebut penting bagi kalangan mahasiswa baru...?

Ketika pertama kali menginjakkan kaki di sebuah perguruan tinggi, yang terlintas dalam benak kebanyakan mahasiswa baru yaitu bagaimana agar bisa kuliah dengan baik, mencapai cita-cita yang telah direncanakan sampai mendapatkan pekerjaan yang baik. Tapi tanpa kita sadari, untuk mencapai hal tersebut kita perlu yang namanya sebuah proses. Nah proses inilah yang bisa kita peroleh dari dalam kampus atau luar kampus. Banyak cara yang bisa kita tempuh untuk berproses salah satunya melalui Organisasi. Organisasi tidak hanya seputar politik saja, tapi masih banyak organisasi yang digunakan untuk melatih soft skill kalian. Mungkin bagi sebagian kalangan mahasiswa baru, berorganisasi akan banyak menghabiskan waktu, biaya dan tenaga. Ada juga yang enggan berorganisasi dikarenakan tugas kuliah yang padat (seperti laporan, makalah dan tugas lainnya) atau mempunyai kerja sampingan (part time) sehingga setiap harinya dihabiskan oleh kegiatan-kegiatan yang sama. 


Mungkin organisasi tidak langsung memberikan manfaat pada saat itu juga, tapi tanpa kita sadari, kita akan terbentuk karena proses dari organisasi tersebut. Banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari organisasi salah satunya melatih soft skill, menjalin silaturahmi, berpikir kreatif, manajemen kerja, manajemen waktu dan masih banyak lainnya. 


Salah satu kekhawatiran yang sering ada dibenak mahasiwa baru yaitu takut nilainya kurang memuaskan karena ikut organisasi. Tidak selamanya lho orang yang ikut organisasi identik dengan nilai yang jelek, masih banyak orang yang aktif organisasi memiliki nilai memuaskan bahkan cumlaude dan prestasi non-akademiknya-pun menonjol . Nah karena organisasi inilah mereka dapat memanajemen waktu mereka antara kuliah, organisasi dan kerja. Dan dari sinilah kita belajar bahwa 1 menit merupakan waktu yang sangat berharga....hehehehe




Manajemen waktu


Satu lagi manfaat berorganisasi yaitu mampu memacu kalian untuk berpikir kreatif, logis dan mampu menyampaikan aspirasi serta melatih tangggung jawab dan komitmennya terhadap tugas/kerja yang telah diberikan. Ikut organisasi juga akan menjadi nilai tambah bagi kalian ketika mendaftar pekerjaan lho (supaya CV nya gk kosong..hehehehe)....


Daftar Kerja

Nah, dari penjelasan tadi, sudah siapkah kalian ikut organisasi.....?

Share:

8 Universitas Terbaik 2019 di Sumatera Versi Kemenristekdikti

Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali mengumumkan klasterisasi Perguruan Tinggi di Indonesia tahun 2019. Klasterisasi ini dilakukan untuk memetakan Perguruan Tinggi Indonesia yang berada dibawah naungan Kemenristekdikti guna meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi sekaligus menjadi dasar bagi bagi Kemenristekdikti untuk memberikan kebijakan sesuai kapasitas setiap klaster perguruan tinggi tersebut.

Pemeringkatan Perguruan Tinggi 2019 berfokus pada indikator atau penilaian yang berbasis Output – Outcome Base, yaitu dengan melihat Kinerja Masukan dengan bobot 40 % yang meliputi kinerja Input (15%) dan Proses (25%), serta Kinerja Luaran dengan bobot 60% yang meliputi Kinerja Output (25%), dan Outcome (35%). Penambahan indikator baru tersebut sebagai upaya agar perguruan tinggi dapat secara aktif merespon perkembangan zaman, terutama revolusi industri keempat dan kebutuhan tenaga kerja.

Pada tahun 2019, Kemenristekdikti mengeluarkan hasil klasterisasi perguruan tinggi dalam dua (2) kategori yaitu kategori Perguruan Tinggi Non-Vokasi (pendidikan akademik), yang terdiri dari Universitas, Institut, dan Sekolah Tinggi, dan kategori Perguruan Tinggi Vokasi, yang terdiri dari Politeknik dan Akademi.
Perguruan Tinggi Non-Vokasi dengan jumlah sebanyak 2.141 perguruan tinggi dibawah Kemenristekdikti diperoleh 5 (lima) klaster perguruan tinggi Indonesia dengan komposisi Klaster 1 berjumlah 13 perguruan tinggi; Klaster 2 berjumlah 70 perguruan tinggi; Klaster 3 berjumlah 338 perguruan tinggi, Klaster 4 berjumlah 955 perguruan tinggi, dan Klaster 5 berjumlah 765 perguruan tinggi (Sumber: Ristekdikti.go.id).
Berikut ini deretan 8 universitas disumatera yang sukses menembus 50 besar versi Kemenristekdikti.
1. Universitas Andalas (Peringkat 11)

Universitas Andalas

Universitas Andalas atau biasa disingkat Unand adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia yang terletak di Kota Padang, Sumatera Barat. Universitas ini merupakan universitas tertua di luar Pulau Jawa yang dibuka secara resmi pada tanggal 23 Desember 1955 oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta. Pada saat itu, Unand adalah universitas keempat yang diresmikan oleh Pemerintah Indonesia. Universitas yang memiliki julukan Kampus Hijau ini mempunyai 15 Fakultas diantaranya:
  1. Fakultas Kedokteran
  2. Fakultas Pertanian
  3. Fakultas Hukum
  4. Fakultas MIPA
  5. Fakultas Ekonomi
  6. Fakultas Peternakan
  7. Fakultas Ilmu Budaya
  8. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  9. Fakultas Farmasi
  10. Fakultas Teknik
  11. Fakultas Teknologi Pertanian
  12. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  13. Fakultas Teknologi Informasi
  14. Fakultas Keperawatan
  15. Fakultas Kedokteran Gigi
2. Universitas Sumatera Utara (USU) (Peringkat 13)

Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara adalah sebuah universitas negeri yang terletak di Kota Medan. USU didirikan sebagai Yayasan Universitet Sumatra Utara pada tanggal 4 Juni 1952. Fakultas pertama adalah Fakultas Kedokteran yang didirikan pada 20 Agustus 1952, yang kini diperingati sebagai hari jadi USU. Presiden Indonesia, Soekarno kemudian meresmikan USU sebaga universitas negeri ketujuh di Indonesia pada tanggal 20 November 1957. Universitas yang memiliki motto " Menuju Keunggulan sebagai Universitas untuk Industri" ini mempunyai 14 Fakultas diantaranya:

1.         Fakultas Kedokteran
2.         Fakultas Ilmu Budaya
3.         Fakultas Pertanian
4.         Fakultas Hukum
5.         Fakultas Teknik
6.         Fakultas Ekonomi & Bisnis
7.         Fakultas Kedokteran Gigi
8.         Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
9.         Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
10.       Fakultas Kesehatan Masyarakat
11.       Fakultas Farmasi
12.       Fakultas Psikologi
13.       Fakultas Keperawatan
14.       Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi

3. Universitas Syiah Kuala (Peringkat 23)

Universitas Syiah Kuala

Universitas Syiah Kuala (disingkat Unsyiah) adalah Perguruan tinggi negeri di Banda Aceh yang berdiri pada tanggal 2 September 1961. Universitas ini terletak di Banda Aceh, tepatnya di Kota Pelajar dan Mahasiswa (disingkat Kopelma). Universitas ini merupakan Universitas Negeri Badan Layanan Umum. Universitas ini memiliki 12 Fakultas diantaranya:

  1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  2. Fakultas Kedokteran Hewan
  3. Fakultas Hukum
  4. Fakultas Teknik
  5. Fakultas Pertanian
  6. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  7. Fakultas Kedokteran
  8. Fakultas Kedokteran Gigi
  9. Fakultas MIPA
  10. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
  11. Fakultas Kelautan dan Perikanan
  12. Fakultas Keperawatan
4. Universitas Riau (Peringkat 24)

Universitas Riau

Universitas Riau disingkat UR, adalah perguruan tinggi negeri di Pekanbaru.  Universitas ini berdiri pada  25 September 1962.  UR senantiasa memainkan peranan menggalakkan pembangunan, memberikan sumbangan perkembangan sosial, ekonomi, dan intelektual, untuk kemajuan bangsa. UR juga melibatkan diri dalam proyek-proyek kemasyarakatan, baik dilakukan sendiri maupun menggalang kerja sama dengan pemerintah dan swasta. Universitas ini memiliki 10 Fakultas diantaranya:
1.      Fakultas Kedokteran
2.      Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
3.      Fakultas Teknik
4.      Fakultas Hukum
5.      Fakultas Ekonomi
6.      Fakultas Pertanian
7.      Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
8.      Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
9.      Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
10.  Fakultas Keperawatan
5. Universitas Negeri Padang (Peringkat 25)


Universitas Negeri Padang

Universitas Negeri Padang disingkat UNP adalah perguruan tinggi negeri di Padang, Sumatera Barat yang berdiri pada tanggal 23 Oktober 1954. Universitas yang memiliki motto "Alam Terkembang Jadi Guru". Universitas Negeri Padang pada saat ini mempunyai 8 (delapan) Fakultas:

  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
  2. Fakultas Bahasa dan Seni (FBS)
  3. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  4. Fakultas Ilmu-ilmu Sosial (FIS)
  5. Fakultas Teknik (FT)
  6. Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)
  7. Fakultas Ekonomi (FE)
  8. Fakultas Perhotelan dan Pariwisata (FPP)
6. Universitas Sriwijaya (Peringkat 36)



Universitas Sriwijaya (disingkat UNSRI) adalah sebuah Perguruan Tinggi Negeri di Sumatera Selatan. Universitas Sriwijaya memiliki sepuluh Fakultas dengan dua buah kampus yaitu di Bukit Besar, Kota Palembang dan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Universitas yang memiliki motto "Ilmu Alat Pengabdian" ini didirikan pada tanggal 1 April 1953 (Sebagai Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti) 29 Oktober 1960-sekarang (Sebagai Universitas Sriwijaya). Adapun Fakultas di Universitas Sriwijaya yaitu sebagai berikut:
1.     Fakultas Ekonomi (FE)
2.     Fakultas Hukum (FH)
3.     Fakultas Teknik (FT)
4.     Fakultas Kedokteran (FK)
5.     Fakultas Pertanian (FP)
6.     Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
7.     Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
8.     Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
9.     Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM)
10. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM)

7. Universitas Lampung (Peringkat 46)

Universitas Lampung

Universitas Lampung adalah universitas negeri pertama dan tertua di Provinsi Lampung. Universitas yang berlokasi di Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No.1, Kota Bandar Lampung, Lampung, Indonesiaini didirikan pada tanggal 23 September 1965. Unila  mempunyai 8 Fakultas diantaranya ;
1. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 
2. Fakultas Hukum (FH)
3. Fakultas Pertanian (FP)
4. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
5. Fakultas Teknik (FT)
6. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
7. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
8. Fakultas Kedokteran (FK)

8. Universitas Negeri Medan (Peringkat 50)


Universitas Negeri Medan

Universitas Negeri Medan (disingkat UNIMED) adalah salah satu perguruan tinggi negeri di Sumatera Utara. Universitas yang memiliki motto "Universitas Pembangunan Karakter" ini didirikan pada tanggal 23 Juni 1963. Kampus Universitas Negeri Medan berlokasi di Jalan Willem Iskandar, Deli Serdang (dekat perbatasan Kota Medan). Universitas Negeri Medan ini mempunyai 7 Fakultas diantaranya:
  1. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
  2. Fakultas Bahasa dan Seni (FBS)
  3. Fakultas Ilmu Sosial (FIS)
  4. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  5. Fakultas Teknik (FT)
  6. Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)
  7. Fakultas Ekonomi (FE)
Share:

Pengalaman Daftar KKN Kebangsaan Bagian 2

Hallo sobat putra, melanjutkan postingan yang kemaren, jadi kali ini admin akan bagikan buat kalian semuanya pengalaman admin ikut tes wawancara KKN-K 2018, harap disimak ya....


Pengalaman Daftar KKN Kebangsaan Bagian 2
Gambar 3. Ilustrasi Wawancara

Setelah dinyatakan lolos tahap administrasi, saya melanjutkan ketahap berikutnya yaitu wawancara. Tahap wawancara ini adalah tahap terakhir sebelum dinyatakan diterima sebagai delegasi. Pada saat itu, tahap wawancara dibagi dalam 3 hari, dan saya mendapatkan jadwal dihari kedua (kalo gk salah tanggal 18 Mei 2018). Sebelum tahap wawancara ini, jauh-jauh hari saya sudah mempersiapkan bekal saya untuk wawancara nanti, dimulai dari belajar tentang KKN-Kebangsaan itu sendiri termasuk tempat pelaksanaannya (tuan rumahnya) seperti pariwisatanya, adat-istiadat, budaya, lagu dan tarian, serta sejarah dan letak geografisnya. Selain itu, saya juga belajar tentang isu-isu yang menjadi topik hangat pada saat itu. Seiring berjalannya waktu, saya rasa saya sudah cukup siap untuk wawancara (hehehe...sedikit sombong ya) dan pada hari-H wawancara pun dimulai. Dari rasa yang percaya diri seketika berubah dengan wajah yang cemas dan pucat (sebenarnya ya karna liat persaingannya). Saya pun berusaha untuk menenangkan diri saya. Beberapa menit kemudian, nama saya dipanggil untuk masuk kedalam ruangan (rasa gugup tak kunjung hilang) dan wawancara pun dimulai dengan saya memperkenalkan diri. 

Setelah saya memperkenalkan diri, saya ditanya tentang aktivitas atau kesibukan saya dikampus seperti kuliah, organisasi, ataupun kegiatan lainnya diluar universitas (usahakan pada saat menceritakan aktivitas organisasi disebutkan juga di organisasi itu sebagai apa dan fungsinya, intinya jawab sedetail-detailnya). Pertanyaan lainnya seperti "apa yang kalian ketahui tentang pariwisata di provinsi X", "apa tujuan kalian ikut KKN-K ini", "Seandainya sudah keterima apa yang akan kalian lakukan", "Proker kalian kedepannya mau seperti apa" dan yang tidak kalah pastinya pertanyaan seputar kerohanian. Dilain sisi, saya juga disuruh menampilkan adat/budaya lampung (bisa tarian, musik, bahasa atau lagu), kebetulan saya hanya bisa menyanyikan lagu lampung dan dengan penuh keyakinan (walau suaranya sedikit ya..gitulah) saya membawakan lagu lampung yang berjudul Tanoh Lado. Setelah itu wawancara pun selesai. Tapi, rasa takut tidak diterima masih menghantui saya dan saya hanya bisa berdoa dan yakin bahwa apapun keputusannya nanti, inilah yang terbaik bagi saya.

Selama beberapa hari, saya hanya bisa menatapi website kkn kampus saya, berharap pengumuman segera dipublikasikan (kebetulan jadwal pengumuman wawancara tidak diberitahukan). Pada saat itu saya sudah pesimis ( antara yakin dan tidak yakin) bisa diterima atau tidak. Tiba-tiba ada suara notifikasi dari WA saya yang memberitahukan saya untuk gabung di grup bertuliskan "KKN Kebangsaan Unila ". Dengan rasa syukur dan tanpa kata-kata saya langsung gabung digrup itu.
Dan inilah kelompok KKN-nya....hehehhee

Pengalaman Daftar KKN Kebangsaan Bagian 2
Gambar 4. Kelompok KKN-K

Sekian postingan kali ini, semoga dapat memberikan informasi buat adik-adik yang berminat ikut KKN-K, dan semoga dipermudah. Sampai ketemu di postingan berikutnya.....
Sampai Jumpa


Share:

Pengalaman Daftar KKN Kebangsaan Bagian 1

Hallo sobat putra, tak terasa sudah lama admin gk buat postingan, sampai lupa kalo admin ada blog...hehehehe.....Oke, untuk postingan kali ini admin akan khusus berbagi pengalaman mengenai KKN Kebangsaan dari dimulainya pendaftaran sampai diterima, harap disimak ya...

Pengalaman Daftar KKN Kebangsaan
Gambar 1. Suasana pembukaan KKN Kebangsaan

Sebagai seorang mahasiswa tingkat akhir sudah sepatutnya saya bersama teman-teman saya untuk mengadakan program pengabdian masyarakat. Program ini merupakan salah satu syarat kelulusan dikampus kami. Program ini dibungkus dalam satu mata kuliah yang dinamakan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Kuliah Kerja Nyata ini pun ternyata ada banyak jenisnya, awalnya saya hanya mengira KKN itu hanya KKN reguler saya, namun, semuanya itu mengubah pikiran saya ketika saya diberitahukan oleh kakak tingkat saya sendiri. Dari informasi yang saya dapatkan tersebut, saya mulai tertarik dengan jenis KKN yang dinamakan dengan KKN Kebangsaan. Ada beberapa alasan yang membuat saya yakin untuk memperjuangkan KKN ini salah satunya tentunya terkait dengan ekonomi (yang katanya biayanya gratis dari transportasi, makan , proker sampai lainnya pokoknya gratisss), disisi lain juga, eksistensi dari KKN ini yang akan membawa saya memiliki banyak koneksi tidak hanya di lingkup kampus bahkan diluar kampus yang notabenya beda provinsi.

Awal Februari saya mendaftarkan diri sebagai calon KKN reguler periode 2. Pada saat itu juga saya merasa putus asa. Momen-momen yang saya nantikan selama tidak kunjung muncul diwebsite kampus, saya pun mencari informasi lebih jauh lagi tentang KKN Kebangsaan, dengan menelusuri website kampus-kampus yang mengadakan KKN Kebangsaan. Dari situlah saya beranggapan bahwa pendaftaran untuk KKN-K belum dibuka dikampus saya, yang artinya saya memiliki peluang untuk bisa mendaftarkan diri. Selang beberapa bulan tepatnya bulan April, menculnya pengumuman yang menginformasikan dibukanya Delegasi KKN Kebangsaan 2018, dengan perasaan yang campur aduk (bingung memulai dari mana ) saya langsung mencari persyaratannya dan tanggal pendaftarannya....Dannnnn, inilah dia persyaratannya


Pengalaman Daftar KKN Kebangsaan
Gambar 2. Persyaratan KKN Kebangsaan Unila

Dari sekian banyaknya persyaratan saya pun mulai merasa bingung harus memulainya dari mana mengingat waktu yang disediakan pun relatif singkat. Namun saya tetap yakin saya bisa, walaupun harus mengorbankan mata kuliah dan menyita banyak waktu tentunya. Hal pertama yang saya lakukan yaitu mengurus persyaratan yang tidak banyak menyita waktu seperti transkrip akademik, surat pernyataan KKN, aktif organisasi, prestasi dan krs. Untuk prestasi disini saya mencantumkan dari kegiatan-kegiatan yang pernah saya ikuti seperti seminar, perlombaan dan lain-lainnya. Kemudian sisanya surat keterangan sehat dan berkelakuan baik. Yang menjadi kendala saya yaitu  surat keterangan berkelakuan baik, karena mau tidak mau saya harus mengurusnya secara bertahap dari tingkat fakultas sampai tingkat universitas, dan ini membutuhkan waktu lebih dari seminggu. Untuk surat keterangan sehat sendiri saya mengurusnya di RS dengan biaya sebesar 100 ribu (sebenarnya puskesmas lebih hemat...hehhee, tapi tidak kepikiran). 

Setelah persyaratannya sudah lengkap saya langsung menyerahkannya ke bagian BP-KKN, dan pada saat itu, saya tidak menyerahkan surat berkelakuan baik dikarenakan surat saya tersebut masih diproses dibagian rektorat, dan dengan rendah hati saya pun menjelaskan kepada pihak BP-KKN nya untuk surat berkelakuan baik agar bisa menyusul dan akhirnya disepakati. Rentang beberapa jam saya kembali membuka website KKN dan saya pun ditujukan oleh informasi mengenai perpanjangan pendaftaran....huuuu, saya agak merasa kecewa, karena kemungkinan peluang saya diterima menjadi semakin kecil (semakin bertambahnya waktu maka semakin banyak yang mendaftar, persaingannya semakin ketat )...hehehe. Namun saya tetap optimis. Beberapa minggu kemudian, munculah pengumuman bagi mahasiswa/i yang lolos tahap administrasi....Dan....akhirnya saya masih diberi kesempatan untuk ke tahap berikutnya yaitu wawancara.

Lanjut di bagian 2 ya....

Share:

Contoh Program Kerja KKN (Kuliah Kerja Nyata)

Hallo sobat putra, kembali lagi dipostingan yang gk kalah menariknya nih dari postingan sebelumnya. Kali ini admin akan bagikan contoh program kerja buat kalian semuanya yang mau KKN (Kuliah Kerja Nyata). Bagi kalian yang belum baca postingan tentang apa itu KKN dan jenis-jenisnya, admin harap dibaca ya...hehehe, langsung saja disimak ya semoga bisa membantu...


1. Pembuatan TPS (Tempat Pembuangan Sampah)

KKN Kebangsaan

Deskripsi
:
Program ini merupakan kegiatan pembuatan tempat sampah.


Tujuan
:
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa Kaur Gading untuk membuang sampah pada tempatnya dan mampu mengolah sampah tersebut.


Metode Kegiatan
:
Program ini dilakukan dengan penentuan titik pembuatan Tempat Pembuangan Sampah dan membangun TPS.


Sasaran
:      
Program ini ditujukan kepada masyarakat dan Karang Taruna desa Kaur Gading


Indikator Keberhasilan


:
Kegiatan ini dapat berhasil apabila Tempat Pembungan Sampah berhasil dibangun dan masyarakat dapat memanfaatkan Tempat Pembuangan Sampah yang sudah ada.



2. Lomba Adzan dan Pidato

KKN Kebangsaan

Deskripsi
:
Program ini merupakan kegiatan perlombaan MTQ skala kecil dengan tema Merajut Kebersamaan dalam Ukhuwah Islamiyah Guna Mewujudkan Generasi Rabbani yang Berintegrasi. Adapun perlombaan yang dilaksankan yaitu lomba adzan dan pidato.

Tujuan
:
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya partisipasi masyarakat, khususnya anak-anak, sehingga menambah tingkat kepercayaan diri, sifat berkarya dan pemahaman terhadap nilai-nilai islam sehingga terwujudnya desa Kaur Gading yang madani.

Metode Kegiatan
:
Kegiatan ini dimulai dengan melakukan sosialisasi terhadap aparatur desa dan pemberitahuan terhadap dewan guru Sekolah Dasar. Selanjutnya, dilakukan penyeleksian peserta lomba adzan dan pidato oleh dewan guru Sekolah Dasar. Adapun hasil dari seleksi tersebut diberikan kepada panitia perlombaan.

Sasaran
:      
Sasaran dari kegiatan Lomba Adzan ialah siswa Sekolah Dasar dan sasaran dari kegiatan Lomba Pidato yaitu siswa-siswi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

Indikator Keberhasilan
:
Kegiatan ini dapat berhasil apabila siswa-siswi Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dapat berpartisipasi dalam perlombaan. Setelah kegiatan tersebut diharapkan aparatur Desa Kaur Gading dapat meneruskan kegiatan MTQ sekala kecil dengan cabang perlombaan yang beragam dan masyarakat dapat berpartisipasi sehingga nilai-nilai islam dapat tumbuh di pribadi anak-anak Desa Kaur Gading.


3. Pembuatan Abon Ikan (Usaha Ekonomi Kreatif) Desa Kaur Gading
Deskripsi
:
Program ini mengenalkan kepada masyarakat tentang pembuatan usaha ekonomi kreatif dengan cara memanfaatkan sumber daya yang tersedia seperti ikan untuk diolah menjadi Abon ikan.

Tujuan
:
Program ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang pengolahan ikan menjadi produk yang bernilai jual tinggi melalui pembuatan Abon Ikan.

Metode Kegiatan
:
Kegiatan Pembuatan Abon Ikan ini dilaksanakan dengan cara demonstrasi dan mengajak masyarakat ikut serta dalam kegiatan Pembuatan Abon Ikan. Dilakukan Packing dan pemberian logo untuk memudahkan penjualan produk abon dan mengenalkan produk abon tersebut.

Sasaran
:      
Kegiatan ini ditujukan untuk ibu-ibu di desa Kaur Gading

Indikator Keberhasilan
:
Setelah kegiatan ini terlaksana diharapkan ibu-ibu di desa Kaur Gading dapat mengolah ikan menjadi produk abon ikan yang nantinya dapat menjadi usaha ekonomi kreatif desa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain itu, ibu-ibu juga dapat menggunakan alat pembuatan abon yaitu spinner food machine.




4. Prilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)

KKN Kebangsaan

Deskripsi
:
Program ini mengenalkan kepada siswa/i tingkat sekolah dasar ( SD) mengenai cara mencuci tangan dan menggosok gigi dengan baik dan benar.

Tujuan
:
Program ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada anak-anak cara hidup sehat dan bersih dengan melalui cuci tangan dan gosok gigi.

Metode Kegiatan
:
Kegiatan PHBS ini dilaksanakan dengan cara demonstrasi dan mengajak siswa/i ikut serta dalam mencuci tangan dan menggosok gigi dengan baik dan benar. Dilakukan drama atau cerita anak-anak terkait PHBS untuk memberikan kesan dan pesan melalui kegiatan ini.

Sasaran
:      
Sasaran Program ini adalah siswa/i tingkat Sekolah Dasar

Indikator Keberhasilan
:
Setelah Program ini terlaksana diharapakan untuk kesadaran anak-anak dalam membiasakan hidup bersih dan sehat.


5. Sosialisasi dan Pemeriksaan Gratis

KKN Kebangsaan

Deskripsi
:
Program ini merupakan kegitan penyuluhan dan diskusi kesehatan. Mengajarkan berbagai cara terapi komplementer yang dapat dilakukan oleh masyarakat secara mandiri, serta melaksanakan pemeriksaan kesehatan, diantaranya yaitu; gula darah, asam urat dan tekanan darah.

Tujuan
:
Meningkatkan kesadaran menjaga hidup sehat dan  meningkatkan pengetahuan terapi komplementer.

Metode Kegiatan
:
Kegiatan ini dilaksanakan dengan diskusi mengenai kesehatan, penyuluhan kesehatan, demosntrasi cara-cara terapi komplementar serta pemeriksaan untuk seluruh peserta penyuluhan.

Sasaran
:      
Masyarakat dewasa dan lansia

Indikator Keberhasilan
:
Adapun kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan gratis dikatakan berhasil apabila antusias masyarakat tinggi untuk mengikuti kegiatan dan masyarakat mampu mempraktikkan terapi yang telah diajarkan.


6. Bersih-bersih Pantai Masjid Bersama ( BPMB)

KKN Kebangsaan

Deskripsi
:
Program ini merupakan kegiatan kerja bakti yang dapat mendukung  kebersihan lingkungan sekitar pantai dan tempat ibadah

Tujuan
:
Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih pada lokasi yang sering dikunjungi, yaitu pantai sebagai tempat pariwisata dan masjid sebagai tempat beribadah sehingga masyarakat serta pengunjung dapat merasa nyaman ketika mengunjungi tempat tersebut.

Metode Kegiatan
:
Kegiatan ini dilaksanakan dengan gotong royong. Mengajak setiap elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam membersihkan pantai dan masjid.

Sasaran
:      
Sasaran dari kegiatan kerja bakti ini adalah setiap elemen dari masyarakat.

Indikator Keberhasilan
:
Adapun kegiatan Bersih-bersih Pantai Masjid Bersama (BPMB) dikatakan berhasil apabila setiap elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan setelah kegiatan masyarakat dapat menjaga lingkungan sehingga terbentuknya lingkungan yang bersih dan nyaman.


7. Mitigasi Bencana
Deskripsi
:
Program ini merupakan kegiatan yang mengenalkan kepada siswa/i Sekolah Dasar di Kaur Gading mengenai jenis-jenis bencana alam dan pencegahannya.

Tujuan
:
Program ini bertujuan agar siswa/i Sekolah Dasar dapat mengidentifikasi jenis bencana alam dan cara menghindarinya.

Metode Kegiatan
:
Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara demonstrasi dan mengajak siswa/i untuk aktif selama kegiatan. Dilakukan permainan dan cerita agar siswa/i tidak mudah bosan selama kegiatan berlangsung.

Sasaran
:      
Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/i Sekolah Dasar

Indikator Keberhasilan
:
Adapun kegiatan ini dikatakan berhasil apabila siswa/i dapat berpartisipasi dalam kegiatan dan memahami tentang materi yang telah diberikan.


8. Pembentukan Kelompok Sadar Wisata
Deskripsi
:
Program ini merupakan kegiatan Pemetaan pariwisata dan pengembangan potensi pariwisata melalui pembentukan Kelompok Sadar Wisata

Tujuan
:
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat Desa Kaur Gading dalam mengembangkan potensi wisata menjadi daya tarik wisata Kaur Gading.

Metode Kegiatan
:
Program ini dilaksanakan dengan melakukan pemetaan potensi pariwisata, pembuatan tata letak wisata dan dilakukan pembentukan kelompok sadar wisata.

Sasaran
:      
Sasaran dari program ini yaitu masyarakat Kaur Gading terkhususnya Karang Taruna Desa.

Indikator Keberhasilan
:
Kegiatan ini terlaksana dengan baik apabila ada respon baik dan partisipasi aktif dari masyarakat dan terbentuknya kelompok sadar wisata.


9. Gebyar Merdeka 73

KKN Kebangsaan

Deskripsi
:
Program ini merupakan kegiatan perlombaan dalam skala kecil untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73. Adapun lomba yang dilaksanakan disesuaikan dengan perlombaan yang telah dibuat oleh pihak desa.

Tujuan
:
Program ini bertujuan untuk membantu pihak desa dalam kepanitiaan HUT RI dan sekaligus memeriahkan perlombaan tersebut.

Metode Kegiatan
:
Kegiatan ini dimulai dengan Pembentukan kepanitian, Selanjutkan pemberitahuan jenis perlombaan, kemudian pelaksanaan perlombaan dan diakhiri dengan acara resepsi sekaligus pembagian hadiah.

Sasaran
:      
Sasaran dari kegiatan ini adalah Masyarakat Desa Kaur Gading

Indikator Keberhasilan
:
Kegiatan ini dapat berhasil apabila masyarakat Kaur Gading dapat berpartisipasi dalam perlombaan, sehingga nilai-nilai nasionalisme dapat tumbuh pada masyarakat Desa Kaur Gading.


10. Pembuatan Gapura Desa Kaur Gading

KKN Kebangsaan

Deskripsi
:
Program kerja ini merupakan kegiatan pembuatan Gapura selamat datang dan selamat jalan yang dibuat di pelabuhan sebagai jalur masuk dan keluar dari Desa Kaur Gading.

Tujuan
:
Kegiatan ini bertujuan untuk memperindah Desa Kaur Gading dan sebagai pintu gerbang desa.

Metode Kegiatan
:
Kegiatan Pembuatan Gapura ini diawali dengan survey lokasi desa Kaur Gading sehingga didapatkan titik-titik yang tepat untuk pembuatan Gapura. Dilakukan pengumpulan bahan-bahan untuk pembuatan gapura, seperti kayu,bambu,  cat, kuas, paku dan lain-lain. Selanjutnya, dilakukan pemasangan dan pengecatan.

Sasaran
:      
Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa dan masyarakat Desa Kaur Gading

Indikator Keberhasilan
:
Setelah terlaksananya kegiatan ini diharapkan masyarakat Desa Kaur Gading dapat menjaganya, selain itu memperindah tata Desa Kaur Gading.


11. Pembuatan Plang Jalan (Penunjuk Jalan)

KKN Kebangsaan

Deskripsi
:
Program ini merupakan kegiatan pembuatan plang penunjuk arah menuju obyek wisata dan dusun yang terdapat di desa Kaur Gading. Plang yang akan dibuat menyesuaikan dengan kondisi yang dibutuhkan di lokasi sekitar desa.

Tujuan
:
Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah penduduk dan pengunjung desa Kaur Gading untuk memperoleh penunjuk menuju lokasi wisata, dusun dan posisi strategis di desa Kaur Gading.

Metode Kegiatan
:
Kegiatan Pembuatan Plang (Penunjuk Arah) ini diawali dengan survey lokasi desa Kaur Gading sehingga didapatkan titik-titik yang tepat untuk pemasangan plang (penunjuk arah). Dilakukan pengumpulan bahan-bahan untuk pembuatan plang, seperti kayu, cat, kuas, paku dan lain lain. Selanjutnya, dilakukan pengecatan serta pemasangan.

Sasaran
:      
Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa dan masyarakat Desa Kaur Gading

Indikator Keberhasilan
:
Setelah terlaksananya kegiatan pembuatan plang diharapkan tata letak desa dapat sistematis. Selain itu, memudahkan pengunjung mengetahui arah jalan dan mempermudah penduduk untuk memberitahu arah jalan.


12. Mengenal 1 Hari Pekon

KKN Kebangsaan

Deskripsi
: Program ini merupakan kegiatan yang menggunakan pendekatan dan teknik pelibatan masyarakat sebagai obyek sekaligus subyek dalam pelaksanaan suatu program pembangunan masyarakat. Kegiatan ini juga disebut sebagai sebuah mini riset yang bersifat partisipatif, yakni melibatkan masyarakat setempat, sebagai aktor utama dalam menemukan potensi unggulan desa.


Tujuan
: Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat desa setempat dalam merumuskan penyelesaian dari permasalahan yang terjadi di desa. Menemukan potensi unggulan desa dan menciptakan masyarakat desa yang berdaya, aktif dan partisipatif, sehingga diharapkan akan menimbulkan kemandirian setelah pelaksanaan program. Selain itu, hasil dari kegiatan ini akan dijadikan bahan atau isi pada website dan akun sosial media desa Kaur Gading.


Metode Kegiatan
: Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang terdiri atas beberapa teknik (pelaksanaan teknik sesuai dengan kebutuhan), di antaranya :
  1. Penelusuran alur sejarah pekon
  2. Pemetaan sosial
  3. Penelusuran lokasi
  4. Stratifikasi sosial


Sasaran
: Kegiatan ini ditujukan kepada aparatur pemerintahan desa Kaur Gading dan pangeran selaku pemangku adat desa Kaur Gading.


Indikator Keberhasilan
: Keberhasilan dari kegiatan ini yaitu apabila masyarakat atau peserta kegiatan berpartisipasi dari setiap teknik yang digunakan.





 13. KKN Mengajar

KKN Kebangsaan


Deskripsi
:
Program ini membantu siswa/i Sekolah Dasar dan Karang Tarun berupa fasilitas pembelajaran, seperti pengajaran ilmu pengetahuan umum, pendidikan agama islam dan pelatihan petugas upacara Hut Kemerdakan RI ke-73.

Tujuan
:
Program ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa/i Sekolah Dasar dan Karang Taruna sekaligus meningkatkan pengembangan diri.

Metode Kegiatan
:
Program ini dilakukan dengan mendatangi Sekolah Dasar yang terdapat di desa Kaur Gading dan mengajak Karang Taruna untuk berpartisipasi dalam kegiatan KKN Mengajar.

Sasaran
:
Kegiatan ini ditujukan kepada siswa/i Sekolah Dasar di desa Kaur Gading dan Karang Taruna

Indikator Keberhasilan

:
Kegiatan ini dapat dikatakan berhasil apabila siswa/i sekolah dasar dan karang taruna dapat berpartisipasi dengan baik dan dapat menjadi fasilitator untuk adik-adiknya.



14. Sosialisasi dan Pembuatan Kompos

KKN Kebangsaan

Deskripsi
:
Program ini mengenalkan kepada petani cara membuat kompos dari limbah pertanian seperti jerami, sisa hasil panen, dan lain-lain.
Tujuan
:
Program ini bertujuan mensosialisasikan pemanfaatan limbah pertanian untuk digunakan kembali sebagai bahan organik tanah.
Metode Kegiatan
:
Kegiatan Pembuatan kompos ini dilaksanakan dengan cara demonstrasi dan mengajak masyarakat ikut serta dalam pembuatan kompos. Dilakukan pengamatan secara berkala terhadap kompos yang dibuat. Bahan didapatkan dari jerami atau sisa hasil panen lainnya yang berasal dari desa.
Sasaran
:      
Sasaran program ini adalah petani pemilik lahan sawah atau lahan kering.
Indikator Keberhasilan
:
Setelah program ini berjalan diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kompos dari limbah pertanian untuk memperbaiki tekstur tanah sehingga lahan petani dapat berproduksi tinggi dan berkelanjutan. Masyarakat juga terbiasa menggunakan bahan organik dalam pertanian agar tidak terjadi pencemaran lingkungan.

Jadi itu sedikit gambaran program kerja yang bisa kalian terapkan, tapi yang perlu diingat bahwa program kerja itu dibuat berdasarkan kebutuhan dari desa penempatan kita ya. Bila ada pertanyaan langsung diisi dikolom komentar ya, sampai jumpa pada postingan berikutnya.

Share:

Popular Post

Recent Posts Widget

Subscribe Us

Recent Posts

Flag Counter

Flag Counter

Mengenai Saya

Foto saya
Bandar Lampung, Lampung, Indonesia