Magnet keras (ferit) memiliki sifat mekanik dengan kekerasan dan sifat magnetik
yang cukup tinggi. Meskipun karakteristik energi yang lebih rendah dibandingkan
dengan magnet keras lainnya seperti
NdFeB, SmCo, dan Alniko. Contoh magnet keras (ferit) yaitu Barium Hexaferrite. Barium Hexaferrite sering
digunakan sebagai material untuk magnet permanen. Barium Hexaferrite memiliki
sruktur hexagonal, dimana memiliki nilai parameter kisi, a dan b yang sama yaitu 90o sedangkan nilai c yang berbeda yaitu 120o (Widiyanto, 2010).
Barium Hexaferrite dengan rumus kimia BaFe12O19 merupakan salah satu material magnetik yang banyak digunakan karena memiliki nilai Hc (saturasi magnet) yang tinggi, stabil secara kimia, harga Tc (temperatur curie) yang tinggi dan tahan terhadap korosi (Eko, 2014). Barium Hexaferrite memiliki struktur hexagonal yang sesuai dengan space group P 63/m m c (Kershi, 2010). Salah satu aplikasi material magnet permanen Barium Hexaferrite yang menjadi perhatian saat ini adalah sebagai alat penyerap gelombang mikro. Hal ini karena sifat listrik dan magnetik ferrimagnetik ini sangat mendukung dalam aplikasi tersebut, yaitu memiliki permeabilitas dan resistivitas yang tinggi (Priyono, 2010).
Barium Hexaferrite dengan rumus kimia BaFe12O19 merupakan salah satu material magnetik yang banyak digunakan karena memiliki nilai Hc (saturasi magnet) yang tinggi, stabil secara kimia, harga Tc (temperatur curie) yang tinggi dan tahan terhadap korosi (Eko, 2014). Barium Hexaferrite memiliki struktur hexagonal yang sesuai dengan space group P 63/m m c (Kershi, 2010). Salah satu aplikasi material magnet permanen Barium Hexaferrite yang menjadi perhatian saat ini adalah sebagai alat penyerap gelombang mikro. Hal ini karena sifat listrik dan magnetik ferrimagnetik ini sangat mendukung dalam aplikasi tersebut, yaitu memiliki permeabilitas dan resistivitas yang tinggi (Priyono, 2010).
Cara paling sederhana untuk memahami kisi
kristal adalah dengan memisalkan atom-atom dalam kristal berupa titik-titik.
Setiap titik mempunyai lingkungan yang serba sama, sehingga satu sama lain
tidak dibedakan meskipun dilihat dari segala arah. Bila setiap titik tersebut dihubungkan,
maka akan diperoleh kisi-kisi yang teratur dan periodik yang memenuhi ruang.
Salah satu contoh yang menunjukkan kisi sebuah kisi kristal Barium hexaferrite
ditunjukkan pada Gambar 1.
Gambar 1. Struktur Barium Hexaferrite
Pada Gambar 1, struktur
magnet Barium Hexaferrite
terdiri atas bagian kubik spinel (S) yang terpisah oleh bagian
heksagonal closed-packed (R) berisi ion Ba. Setiap bagian S terdiri dari
dua lapisan yang mengandung empat buah ion oksigen dan paralel dengan bidang
dasar heksagonal dengan tiga kation antara setiap lapisan. Bagian R terdiri
atas tiga lapis ion oksigen, dimana pada lapis tengah suatu ion oksigen diganti
dengan ion Ba. Setiap unit sel mengandung 10 lapisan oksigen dengan Ba menggantikan
ion oksigen setiap 5 (lima) lapis. Dalam satu unit sel setiap bagian S
mempunyai rumus kimia Fe6O8, setiap bagian R mempunyai
rumus kimia BaFe6O11 dan rumus kimia total adalah BaFe12O19.
Tempat ion Fe adalah tetrahedral dan oktahedral dan satu sisi yang lain
dikelilingi oleh 5 (lima) oksigen membentuk suatu piramida trigonal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar